Bantu Usaha Masyarakat Miskin, Bantuan UEP dan Pokir Disalurkan

Musi Rawas, – Pemkab Musi Rawas (Mura) melalui Dinas Sosial (Dinsos) setempat pada tahun anggaran 2021 ini, telah menyiapkan alokasi anggaran bantuan Usaha Ekonomi Produktif (UEP) bersumber dari Dana Insentif Daerah tahun 2021 bagi 100 keluarga penerima hibah.

Bantuan tersebut, dalam rangka mempercepat penanganan penurunan angka kemiskinan dan mengurangi dampak ekonomi akibat dari Pandemi Covid-19, yang dialami masyarakat miskin yang ada di Kabupaten Mura.

Hal tersebut disampaikan Bupati Mura, Hj Ratna Machmud dalam sambutannya pada acara penyerahan bantuan UEP bagi masyarakat di Kabupaten Mura, yang dipusatkan di Balai Latihan Kerja (BLK) Disnakertrans Muara Beliti, Senin (01/11).

Masih disampaikan Bupati, selain dari bantuan Dinsos, melalui Kegiatan Pokir (Pokok Pikiran), DPRD Kabupaten Mura, menganggarkan bantuan peralatan mesin jahit bagi satu kelompok usaha bersama (10 orang).

Dengan tujuan pemberian bantuan lanjutnya, untuk membantu masyarakat miskin yang mempunyai usaha kecil/ rumahan agar dapat memulai kembali usahanya dimasa new normal ini.

Lebih lanjut, Bupati menjelaskan, sasaran penerima bantuan yakni, 110 masyarakat miskin yang masuk dalam Data Terpadu Kesejahteraan (DTKS) dan masyarakat miskin lainnya yang telah diusulkan masuk dalam DTKS. Serta, Telah mempunyai usaha sebagai mata pencaharian.

Di kegiatan yang sama, Kadinsos Mura, Agus Susanto dalam sambutannya mengatakan, dasar pelaksanaan APBD Kabupaten Mura Tahun 2021 melalui anggaran Dinas Sosial Kabupaten Mura, pada kegiatan pengadaan sarana dan prasarana pendukung usaha bagi keluarga miskin dengan kode kegiatan 106.15.004.

Kemudian sambungnya, berdasarkan Keputusan Bupati Musi Rawas nomor : / KPTS/  DINSOS /2021 TANGGAL 20 Oktober 2021, tentang Penetapan Penerima Hibah Barang dari Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Kabupaten Mura tahun Anggaran 2021.

Dijelaskan Kadinsos, maksud dan tujuan terselenggaranya kegiatan ini,
menindak lanjuti himbauan dari pemerintah pusat dalam rangka penanganan pasca pandemi covid 19.

Bantuan hibah barang pendukung usaha bagi keluarga miskin/ usaha ekonomi produktif Kabupaten Mura pada tahun 2021 kata Agus, untuk membantu masyarakat miskin yang mempunyai usaha kecil/ rumahan agar dapat memulai kembali usahanya dimasa new normal.

Masih dijelaskan dia, bantuan ini di berikan kepada masyarakat yang sudah mempunyai usaha kecil- kecilan dan diutamakan masuk dalam DTKS atau yang terdampak covid 19, dan juga dari masyarakat Disabilitas.

Adapun jumlah penerima yakni, sebanyak 100 orang penerima UEP dan 10 orang dari Pokir DPRD Kabupaten Mura, yang berasal dari 14 Kecamatan se-Kabupaten Mura. Sumber dana berasal dari dana Insentif Daerah tahun 2021 yang merupakan luncuran ke 3 program penanganan pasca pandemi covid 19. Berasal dari Pokok Pikiran (POKIR) DPRD Kabupaten Mura.

Sementara itu, adapun jenis usaha yang dibantu diantaranya, 10 orang usaha dagang model/ bakso, 10 orang usaha dagang pecel/ lotek, 10 orang usaha warung manisan, 20 orang usaha dagang gorengan.

Kemudian, 5 orang usaha juice buah dan pop ice, 15 orang usaha warung nasi/ayam geprek, 10 orang pembuatan/penjualan kue, 2 Kelompok Ternak Madu Klanceng (20 orang), 1 Kelompok Penjahit/ tenun songket (10 orang).

Bentuk bantuan, hibah barang berbentuk peralatan dan bahan pendukung usaha seperti kompor gas ,tabung gas, panci, kuali, piring , gelas, sendok, blender, mixer dan peralatan lainnya serta bahan sembako. (Adv)



Related posts

Leave a Comment